Nazaruddin Jadi Saksi Pencucian Uang Djoko Susilo

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dijadwalkan menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin, 11 Februari 2013.

Nazaruddin akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) proyek pengadaan Simulator SIM roda dua dan empat di Korlantas Polri, dengan tersangka Inspektur Jenderal Djoko Susilo.

“Yang bersangkutan saksi kasus TPPU DS,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di kantornya.

Selain memeriksa Nazaruddin, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan Dipta Anindita sebagai saksi untuk Djoko Susilo.  KPK menetapkan mantan Kakorlantas Polri Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka TPPU.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP mengatakan, KPK menduga Jenderal Djoko Susilo telah melakukan praktek TPPU dengan cara menyamarkan, mengubah bentuk, menyembunyikan, mentransfer uang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi, yakni kasus Simulator SIM. Namun, KPK belum menjelaskan peran Nazaruddin di sini.

“Yang bersangkutan disangkakan pasal 3 dan atau pasal 4 Undang-undang No 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU. Dan atau pasal 3 ayat 1, atau pasal 6 ayat 1 UU No 15 tahun 2002 tentang pemberantasan TPPU,” kata Johan

Sejauh ini KPK telah membekukan sejumlah aset milik mantan Gubernur Akademi Kepolisian itu. (umi)

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s