Terlibat Pembunuhan, UAI Pecat Dua Mahasiswa

JAKARTA (KRjogja.com) – Pihak rektorat Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) memberhentikan secara tidak hormat dua orang mahasiswa yang menjadi tersangka penganiayaan terhadap adik angkatannya, Ananda Ahmad Yoga Fudholi hingga meninggal dunia.”Kami mengutuk segala bentuk tindak kekerasan dan arogansi mahasiswa terhadap juniornya,” kata Wakil Rektor Bidang Mahasiswa dan Pengembangan Inovasi UAI Ahmad Lubis di Jakarta, Kamis (8/12).Ahmad menyebutkan, kedua mahasiswa yang dipecat tersebut, yakni mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2008 Eka Zulfikar dan mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2008 Diki Ramadhan.Ia mengatakan, penganiayaan terhadap Yoga berawal dari kesalahpahaman antara korban dengan salah satu tersangka hingga terjadi pertengkaran yang menyebabkan korban meninggal dunia.Pemecetan terhadap kedua mahasiswa itu, terkait petugas kepolisian yang telah menetapkan sebagai tersangka dan melanggar aturan UAI sesuai Surat Keputusan Rektor Nomor 69/SK/R/UAI/I/2006.Ahmad menjelaskan, pihak rektorat telah membentuk tim investigasi internal yang bertugas mengusut secara tuntas dan menyeluruh terhadap peristiwa penganiayaan hingga jatuh korban tewas hingga akar permasalahannya.Pemberhentian kedua mahasiswa itu, bertujuan mencegah terjadinya kejadian dalam bentuk kekerasan dan arogansi mahasiswa di lingkungan UAI.Ahmad menegaskan, pihaknya mendukung petugas Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Jakarta Selatan mengungkap tuntas kasus dugaan penganiayaan terhadap Yogas.Bahkan, pihak rektorat UAI akan menyerahkan hasil investigasi internal terkait kejadian tersebut dan nama identitas mahasiswa yang diduga mengetahui peristiwa penganiayaan terhadap Yoga.”Kita akan menyerahkan daftar nama kepada kepolisian, untuk menentukan apakah saat kejadian ada faktor pembiaran atau tidak,” kata Ahmad.Berdasarkan hasil investigas internal UAI, kronologis kejadian berawal saat korban meminjam helm motor kepada temannya di parkiran kampus, Selasa (6/12).Saat itu, korban mengambil helm yang disimpan di atas motor milik kakak kelasnya, Eka Zulfikar, karena Yoga mengira motor tersangka adalah punya temannya.Eka menanyakan helm miliknya yang hilang kepada petugas parkir, ternyata helmnya dipinjam korban dan tersangka berpesan agar orang yang mengambil helm tersebut mengembalikan ke lapangan sepakbola di depan Kampus UAI.korban yang mengira helm yang dipinjam tersebut milik temannya, mendatangi lapangan sepakbola dengan maksud mengembalikan helm kepada Eka.
Kemudian tersangka dengan korban terlibat pertengkaran hingga terjadi penganiayaan yang dilakukan Eka, diduga dibantu tersangka Diki Ramadhan terhadap Yoga.Tersangka sempat mengantarkan korban ke rumah sakit terdekat, namun Yoga dinyatakan meninggal sebelum mendapatkan perawatan medis.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s